Ganja
menurut hukum di negeri ini adalah barang yang illegal. Pengguna dan
pengedar diperlakukan sebagai pelaku kriminal. Orang yang berhubungan
dengan ganja adalah masuk dalam daftar pelaku kriminalitas. Pengedar
ganja dan pemakai ganja selalu menjadi Target Operasi dalam urusan
dengan pihak Polisi, dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan
Narkoba.Seharusnya urusan dengan ganja tidak seharusnya termasuk sebagai
kriminal. Perlu pembenahan hukum khusus terhadap ganja.Saya berpendapat
bahwa ganja menjadi barang illegal adalah karena masalah politis. Bukan
termasuk dalam daftar kriminalitas.GAM, Gerakan Aceh Merdeka dapat
memiliki senjata modern dan bagus, karena memiliki asset dari kekayaan
alam tanahnya yaitu ganja yang berkualitas nomor satu di dunia. Ganja
Aceh adalah ganja terbaik di dunia. Hal ini berdasar dari pengakuan
teman-teman pemakai dan penggemar ganja dari beberapa negara, yang
kebetulan saya kenal.Banyak orang terutama penggemar ganja khusus datang
ke negeri ini hanya untuk dapat menikmati ganja dengan kualitas
terbaik. Tujuan mereka adalah Jogjakarta. Jogja adalah surga bagi
peredaran dan pemakaian ganja. Tapi sayangnya sekarang sudah tidak lagi
seperti dulu, seperti jaman sebelum kampanye anti narkoba menjadi
semakin buas. Ganja semakin sulit didapat. Dan jika ada-pun dengan
kualitas yang jelek. Serta harganya menjadi semakin mahal.
Efek negatif Ganja.
Sampai saat ini saya belum pernah mendengar kabar, orang yang mati karena ganja, kecuali mereka yang memang berniat mati dengan mencampur aneka barang, menikmati ganja sambil minum alkohol dioplos dengan berbagai zat adiktif lain seperti pil atau obat-obatan penenang. Ganja adalah barang alamiah. Seperti halnya tembakau. Namun kelebihan ganja adalah tidak menyebabkan kecanduan. Orang dapat berhenti mengkonsumsi ganja seketika jika memang tidak ada barangnya. Berbeda dengan rokok, orang akan merasa sakauw ketika tidak mengisap tembakau. Sbetulnya dalam hal ini ganja lebih baik daripada tembakau meski sama-sama dibakar dan dihisap asapnya.
Efek negatif Ganja.
Sampai saat ini saya belum pernah mendengar kabar, orang yang mati karena ganja, kecuali mereka yang memang berniat mati dengan mencampur aneka barang, menikmati ganja sambil minum alkohol dioplos dengan berbagai zat adiktif lain seperti pil atau obat-obatan penenang. Ganja adalah barang alamiah. Seperti halnya tembakau. Namun kelebihan ganja adalah tidak menyebabkan kecanduan. Orang dapat berhenti mengkonsumsi ganja seketika jika memang tidak ada barangnya. Berbeda dengan rokok, orang akan merasa sakauw ketika tidak mengisap tembakau. Sbetulnya dalam hal ini ganja lebih baik daripada tembakau meski sama-sama dibakar dan dihisap asapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar